
Keabadian Dimulai dari Mencari Uang
Sinopsis
Bayangkan sebuah dunia di mana kultivasi bukan tentang bakat bawaan, melainkan uang tunai. Dalam _Immortality Starts From Making Money_, kita bertemu Mao Jin, putra terasing dari Pemimpin Sekte Lembah Debu. Ditakdirkan untuk kehebatan? Mustahil. Di usia delapan belas tahun, ia adalah kegagalan kultivasi, bahan tertawaan yang terjebak di anak tangga terbawah. Orang tuanya sendiri telah pasrah melihatnya menjalani kehidupan fana yang biasa-biasa saja.
Namun takdir, tampaknya, memiliki selera humor yang aneh. Ketika Mao Jin mendapatkan penghasilan nyata pertamanya, sebuah kebenaran mengejutkan menyadarkannya: mungkin jalan menuju kekuatan tidak diaspal dengan keterampilan bawaan, melainkan dengan modal. Tiba-tiba, kemungkinan tak terbatas. Dengan uang sebagai alat utamanya, Mao Jin memulai perjalanan yang tidak konvensional, menentang ekspektasi dan menantang fondasi dunia kultivasi.
Ini bukan kisah kultivasi biasa. Ini adalah sentuhan segar, memadukan elemen tradisional dengan sisi kewirausahaan yang tajam. Saksikan bagaimana Mao Jin mengubah Sekte Lembah Debu yang sedang berjuang menjadi kerajaan bisnis yang berkembang pesat, membuktikan bahwa inovasi dan ambisi bisa lebih ampuh daripada bakat alami apa pun. Dari nol menjadi pahlawan, dari bukan siapa-siapa menjadi pemimpin visioner, kenaikannya didorong oleh kecerdasan, strategi, dan rasa haus akan kesuksesan yang tak terpuaskan. Akankah Mao Jin menulis ulang aturan keabadian, membuktikan bahwa bahkan kandidat yang paling tidak mungkin pun bisa mencapai puncak dengan cukup... dana?
Rilis Terbaru
Rekomendasi
- Petani Kecil Terkuat
- Naga Iblis: Sistem Harem
- Aku AFK Selama Sepuluh Juta Tahun
- Paragon Agung Terlahir Kembali: Kebangkitan Manusia Menuju Supremasi Galaksi
- Aku Menjadi Tiran Game Pertahanan
- POV Karakter Sampingan: Tunanganku yang Obsesif dan Jahat Adalah Bos Terakhir Game
- Sang Penjahat Terlahir Kembali sebagai Bos Terakhir Game
- Bjorn Yandel si Barbar
- Sistem Terbangun: Kebangkitan Sang Juara
- Taman Firdaus Reinkarnasi
Penilaian & Ulasan
Tulis Ulasan
Memuat ulasan...