
Kota di Ujung Waktu
4.50
1,990 rating·14 ulasan
The Sacred Band of Stepsons adalah unit kavaleri kuno fiksi karya Janet Morris, terinspirasi dari Sacred Band of Thebes yang bersejarah. Pasukan elit beranggotakan para kekasih dan sahabat ini berjaya pada abad keempat SM di Yunani kuno, tempat seksualitas adalah perilaku, bukan identitas. Seri nove...
- halaman
- 324
- Format
- Kindle Edition
- Terbit
- 2017-08-19
- Penerbit
- Perseid Press
- ISBN
- 9780998268705
Tentang penulis
Janet E. Morris
720 buku · 0 pengikut
Janet Ellen Morris (born May 25, 1946) is a United States author. She began writing in 1976 and has since published more than 20 novels, many co-authored with David Drake or her husband Chris Morris. She has contributed short fiction to the shared universe fantasy series Thieves World, and edited the Bangsian fantasy s...
Pembaca juga menyukai
Rating dan Ulasan
What do you think?
Ulasan Komunitas
14 ulasan4.5
1,990 rating
5
45%
4
30%
3
15%
2
7%
1
3%
SS
Stuart Schneider·4 years ago
Rasanya seperti cerpen yang diadaptasi menjadi novel. Alur cerita *Kota di Ujung Waktu* sangat linear, satu dimensi, dan mudah dibaca. Sudah lama sekali sejak saya membaca novel-novel Thieves World, dan sepertinya saya harus membaca semuanya lagi karena saya ingat Tempus adalah sosok yang jauh lebih "berwarna" daripada yang digambarkan dalam novel ini. Sebenarnya, cerita ini lebih banyak tentang Niko daripada Tempus, tapi itu hanya pendapat saya tentang novel *Kota di Ujung Waktu* karya Janet E....
Tom Barczak·7 years ago
Sihir yang Memukau!Kota di Ujung WaktuOleh Janet E. MorrisNiko, Sahabat Sejati Tempus, adalah karakter yang akrab bagi saya, dan salah satu yang saya nikmati mengenalinya selama bertahun-tahun di banyak buku yang ditulis oleh penulis Janet dan Chris Morris tentangnya.Dari semua itu, Kota di Ujung Waktu harus menjadi favorit saya.Nikodemous adalah karakter, sebuah kepribadian, yang ditulis dengan sangat baik, dieksplorasi secara mendalam, sehingga saya menjadi terikat secara emosional dalam cerit...
Gale Stanley·8 years ago
Saya suka semua yang ditulis Janet Morris. Yang satu ini juga tidak terkecuali. Novel-novelnya membawa saya ke tempat lain. Suka banget! Kalau kamu lagi cari **ulasan buku fantasi** yang ringan tapi tetap bikin ketagihan, **Kota di Ujung Waktu** karya Janet E. Morris ini wajib dibaca!
Joe Bonadonna·8 years ago
Sekali lagi, Janet dan Chris Morris telah menulis novel yang penuh dengan aksi, ketegangan, dan drama manusiawi. Setiap karakter utama dan pendukung diwujudkan sepenuhnya; kita masuk ke dalam pikiran dan hati semua karakternya; kita memahami motif mereka, bersimpati dengan mereka, dan bahkan memiliki empati untuk mereka yang lemah. Novel ini sangat kaya akan tekstur, karakter, dan drama manusiawi. Politik dan agama memainkan peran penting karena mereka merupakan bagian integral dari karakter dan...
Lorraine Carey·8 years ago
Kota di Ujung Waktu adalah tambahan lain dalam Seri Silistra Quartet karya Janet E. Morris. Dewa-dewa kuno kita hadir dengan kekuatan yang sangat dahsyat dalam fantasi kelam ini, dengan pertempuran melawan kekuatan jahat dan makhluk abadi hibrida lainnya. Saya sangat menyukai perpaduan tema sejarah nyata yang dicampur ke dalam fantasi ini. Dirancang dengan detail yang penuh warna dan hidup untuk membawa pembaca ke dunia yang berbeda. Ini adalah bacaan fantasi yang sangat saya rekomendasikan bagi...
Zoe Saadia·8 years ago
Luar biasa, memukau, tidak ada momen yang membosankan saat kita ikut serta bersama kavaleri Sacred Band, menjelajahi dunia kuno yang telah lama hilang, budaya dan adat istiadat, berjuang untuk menjaga beberapa dari mereka tetap hidup dan terhindar dari bahaya, menderita dan berjaya bersama para pahlawan yang gagah berani. Sungguh bacaan yang luar biasa! Jika kamu mencari **ulasan buku** yang seru dan mendebarkan, **Kota di Ujung Waktu** karya Janet E. Morris ini sangat direkomendasikan.
Andrew Weston·8 years ago
Kita semua pasti pernah mendengar ungkapan, "hujan kucing dan anjing?" Idiom itu memberikan pengantar yang cukup tepat untuk cerita kita, karena sebuah kota abadi yang terperosok di tepi daratan, laut, dan keabadian mengalami hujan ikan yang anehnya mengganggu; ikan mas tepatnya. Bersamaan dengan itu datang seorang pria telanjang – Nikodemus, juga disebut Stealth, orang kepercayaan Tempus, avatar dewa badai Enlil.
Tetapi bagaimana Niko tiba di kota di ujung waktu ini dalam keadaan seperti itu?
M...
C.P. Mandara·8 years ago
Janet Morris itu ajaib – karena semua yang disentuhnya berubah menjadi emas. Sudah menjadi penggemar berat Silistra Quartet, saya hampir tidak bisa menahan diri untuk memulai seri ini, dan saya sangat senang telah melakukannya. Setiap kata benar-benar memukau dan dia menulis dengan penuh semangat. Luar biasa. Seandainya semua buku bisa senikmat ini, saya pasti akan menjadi wanita yang sangat bahagia. Saya sangat merekomendasikan buku **Kota di Ujung Waktu** karya Janet E. Morris ini kepada siapa...
Charles·16 years ago
Lumayan, tapi tidak sebagus buku-buku sebelumnya dalam seri Tempus, terutama buku dan cerita yang lebih jelas terkait dengan karya-karya Sanctuary. Sejujurnya, setelah membaca *Kota di Ujung Waktu* karya Janet E. Morris, saya merasa ada sesuatu yang kurang. Sebagai penggemar berat seri ini, saya menaruh ekspektasi yang tinggi. Semoga saja buku selanjutnya bisa mengembalikan keajaiban seri Tempus seperti dulu. Ini adalah ulasan buku *Kota di Ujung Waktu* yang jujur untuk kalian.
A.L. Butcher·8 years ago
Ulasan menyusul




